Lumajang – Dewan Pimpinan Cabang Tapal Kuda Nusantara (DPC TKN) Kabupaten Lumajang Jawa Timur menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang pada Selasa (31/03/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di ruang terbatas Kantor Pemkab Lumajang dan diterima oleh jajaran pemerintah daerah.
Rombongan DPC TKN Lumajang hadir lengkap, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, penasihat, hingga tokoh pemuda organisasi. Audiensi tersebut diterima langsung oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Badan Kesbangpol, serta jajaran terkait.

Asisten 1 Pemkab Lumajang, dr. Halimi Maksum, MMRS, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pengurus DPC TKN Lumajang. Ia berharap organisasi kemasyarakatan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran pengurus DPC TKN. Semoga kehadiran Tapal Kuda Nusantara dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Lumajang,” ujarnya.
Ketua DPC TKN Lumajang, Noto, dalam sambutannya memaparkan visi dan misi organisasi serta sejarah berdirinya Tapal Kuda Nusantara. Ia menegaskan bahwa TKN merupakan salah satu elemen yang turut mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Noto juga menegaskan komitmen organisasinya untuk mengawal serta menyukseskan program-program pemerintahan Prabowo-Gibran, sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Lumajang.
Hal senada disampaikan Sekretaris DPC TKN Lumajang, Santoso. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap jalannya pemerintahan, sekaligus menyampaikan kritik dan saran yang konstruktif.
“Kami siap mengawal program pemerintah, namun juga akan menyampaikan aspirasi masyarakat, terutama terkait infrastruktur seperti jalan rusak yang banyak dikeluhkan warga, baik di desa maupun perkotaan,” jelasnya.
Sementara itu, Penasihat DPP TKN Lumajang yang turut hadir dalam pertemuan tetsebut, Kyai Fathur Rahman, menekankan pentingnya perhatian terhadap sektor pendidikan berbasis pesantren. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan kepada pondok pesantren, khususnya yang menampung anak yatim piatu dan dhuafa.
“Pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi bangsa. Kami berharap ada perhatian khusus, terutama bagi pesantren yang memberikan layanan pendidikan gratis,” ungkapnya.
Dalam audiensi tersebut, turut dibahas upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM. Mitra TKN, Dwi Nowo Prasetyono, ST, menyampaikan pentingnya pelibatan UMKM lokal dalam penyediaan kebutuhan dapur MBG di Lumajang.
Menurutnya, langkah tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda.
Audiensi ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Fathur Rahman, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah.