Prasetyo Eko Karso Dorong Pemda Terapkan Smart City Berbasis Teknologi

17 April 2026 SuperAdmin Dibaca 38 Kali INFORMASI

PROBOLINGGO – Ketua Umum Ormas Tapal Kuda Nusantara, Prasetyo Eko Karso, menyampaikan harapannya agar seluruh pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, segera mengakselerasi penerapan smart city berbasis teknologi digital guna meningkatkan pelayanan publik dan daya saing daerah.

Menurut Prasetyo, penerapan smart city bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat. Ia menilai, transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan akan membawa dampak signifikan terhadap efisiensi, transparansi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah harus berani bertransformasi. Smart city berbasis teknologi akan mempermudah layanan publik, mempercepat proses administrasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujar Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Ia menekankan bahwa keberhasilan implementasi smart city sangat bergantung pada sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Integrasi sistem dan data antar instansi dinilai menjadi kunci utama agar digitalisasi tidak berjalan secara parsial.

Lebih lanjut, Prasetyo juga mendorong adanya penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta komitmen anggaran dari pemerintah daerah. Tanpa itu, menurutnya, konsep smart city hanya akan menjadi slogan tanpa realisasi nyata.


“Digitalisasi harus menyentuh semua sektor, mulai dari pelayanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan lingkungan dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.


Ia menambahkan, daerah-daerah di Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor smart city jika mampu mengoptimalkan teknologi dan sumber daya yang ada. Salah satu contohnya adalah Surabaya yang dinilai berhasil mengintegrasikan berbagai layanan publik berbasis digital.


Tak hanya itu, Prasetyo juga berharap pemerintah daerah dapat melibatkan sektor swasta dan masyarakat dalam pengembangan smart city, sehingga tercipta ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Kategori: INFORMASI
Tinggalkan Jejak Komentar