Ketua Korwil DPP TKN Jatim Kecam Dugaan Pemukulan oleh Oknum Kades terhadap Anggota Brikom TKN

11 April 2026 SuperAdmin Dibaca 48 Kali Hukum & Kriminal


 

Tapalkudanusantara/Probolinggo – Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) DPP Ormas TKN Jawa Timur, Hari Abdul Hamid angkat bicara terkait dugaan tindakan pemukulan yang dilakukan oleh seorang oknum kepala desa (kades) diwilayah Kabupaten Probolinggo terhadap anggota Brigade Komando (Brikom) TKN, Jumat (10/4/2026).

 
Dalam pernyataannya, Ketua Korwil TKN (Tapal Kuda Nusantara) yang akrab disapa Rolex ini menyampaikan bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan, terlebih jika dilakukan oleh seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi panutan masyarakat.
“Kami sangat mengecam keras dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum kades terhadap anggota Brikom TKN. Ini adalah tindakan yang mencoreng nilai-nilai kepemimpinan dan melanggar hukum,” tegasnya.
 

Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan mengusut tuntas kejadian tersebut secara profesional dan transparan. Menurutnya, keadilan harus ditegakkan tanpa memandang status sosial dan jabatan.
 

Selain itu, pihak TKN juga menyatakan akan memberikan pendampingan kepada korban serta memastikan kondisi anggota Brikom yang menjadi korban tetap mendapatkan perlindungan.
“Kami tidak akan tinggal diam. Organisasi akan berdiri bersama anggota kami yang menjadi korban. Kami berharap kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Rolex.
 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepala desa Patemon terkait insiden tersebut. Sementara itu, situasi di lapangan dilaporkan kondusif meski sempat menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.
 

Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk mengedepankan penyelesaian masalah secara bijak tanpa kekerasan. “Kasus ini menimbulkan citra buruk bagi figur seorang pemimpin, bagaimanapun seharusnya pelaku mengedepankan logika saat akan melakukan tindakan. Kalau yang terjadi seperti ini, hukum bar-bar yang dijalankan.”pungkas Rolex.

Tinggalkan Jejak Komentar